Tak Terkatakan

Di bumantara tak henti mengembara

Silih sapa salam yang membelantara

Hening tak terdengar, tak bersuara

Tak terjamah, tak terjelma aksara

//

Adakah kepadamu menyentuh sanubari?

Satu dasawarsa melangit senyap, sunyi

Benarkah derau dibawa bayu dan sampai?

Mungkin serupa dengan awan yang kemari

//

Bilamana berjumpa yang tak terbaca

Manakala bersua yang tak terucapkan

Layaknya segala pernah, suatu waktu

Akankah kita bertemu dan awali baru?

//

Tidak akan pernah kecewa aku, terlebih bosan

Menerbangkan angan yang sanggup membuana

Menuju jauh tak tersentuh, dekat tanpa lekat sekat

Hingga suatu hari, daun takdir jatuh pelan, perlahan

//

Ada yang mengganjal di dalam diri kita, bukan?

Apakah itu, yang diam menyelusup tanpa sadar?

Benarkah ruang tertembus setelah sekian lama?

Jawaban kita, apakah sama—yang tak terkatakan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s